Johor melengkapi sekolah percontohan dengan teknologi canggih

Pemerintah JOHOR akan melengkapi inisiatif Sekolah Rintis Bangsa Johor (SRBJ) atau Sekolah Percontohan Bangsa Johor dengan fasilitas canggih seperti printer 3D, platform elektronik sumber, robotika, dan sistem otonom untuk lebih meningkatkan pengajaran dan pembelajaran.

Ketua Komite Pendidikan dan Informasi Negara Dr Muhammad Naqib Md Ghazali mengatakan fasilitas ini akan memberikan siswa pengalaman belajar yang lebih interaktif dan langsung sambil mendorong mereka untuk mengeksplorasi, memecahkan masalah dan mengembangkan ide-ide inovatif.

“Melalui pemanfaatan fasilitas termasuk Arduino, sebuah platform elektronik open source, kami berharap dapat menumbuhkan budaya berpikir kreatif dan kritis di kalangan siswa, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan yang relevan dengan studi masa depan dan dunia kerja,” ujarnya usai mengunjungi SMK Seri Kota Puteri 2 dan SK Seri Kota Puteri 4 di Masai, Pasir Gudang.

Ia menambahkan, inisiatif tersebut akan dilengkapi dengan upaya penguatan kemahiran siswa dalam Bahasa Inggris, Sains dan Matematika melalui Dual Language Program (DLP) di empat sekolah peserta.

“Program ini akan membantu membangun kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengetahuan, serta meningkatkan kesiapan mereka untuk pendidikan tinggi dan pasar kerja yang semakin kompetitif.”

Dr Muhammad Naqib said the four schools – SK Tasek Utara, SK Seri Kota Puteri 4, SMK Tasek Utara and SMK Seri Kota Puteri 2 – had already recorded encouraging progress after just a year of implementation.

Ia mengatakan kedua sekolah menengah tersebut mencapai tingkat kelayakan sertifikat 100% untuk ujian Sijil Pelajaran Malaysia (SPM) 2025, sedangkan siswa dari sekolah percontohan 100% melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan melibatkan 400 calon SPM.

Ia menambahkan, sekolah-sekolah tersebut berprestasi di kompetisi inovasi nasional dan internasional, dengan SMK Seri Kota Puteri 2 berhasil meraih medali emas pada Safeathon 2026.

Proyek “Craytion” sekolah – krayon ramah lingkungan yang terbuat dari minyak goreng bekas dan pewarna alami untuk mendukung terapi sensorik bagi anak autis – juga memenangkan Penghargaan Inovasi Ide Terbaik di Japan Youth Summit 2026, yang melibatkan delegasi dari 12 negara.

“SRBJ juga telah berkolaborasi dengan Universitas Harvard melalui Program Kepemimpinan yang Terinspirasi Secara Ilmiah, yang akan memberikan 100 siswa manfaat dari pelatihan yang berfokus pada kepemimpinan, pemikiran kritis, pemecahan masalah, dan inovasi.

“Kami berkomitmen untuk memperluas inisiatif SRBJ ke seluruh distrik Johor selama lima tahun ke depan, dengan tujuan menempatkan sekolah tersebut di antara 20 sekolah harian terbaik di Malaysia pada tahun 2031,” tambahnya.

Inisiatif ini bertujuan untuk mengubah lanskap pendidikan di negara bagian ini dengan menggunakan pendekatan sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM) dan digital untuk menghasilkan siswa yang berpengetahuan, terampil, dan kompetitif.