TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Indonesia sedang membangun kompleks apartemen bersubsidi di atas tanah seluas 30,7 hektar di Meikarta, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Pembangunannya didanai sepenuhnya oleh Badan Pengelola Investasi Danantara.
“Kalau bicara supply dan demand, permintaannya sangat tinggi,” kata Chief Executive Officer Danantara Rosan Perkasa Roeslani di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu, 8 Maret 2026.
Rosan Roeslani menyebutkan di lahan tersebut akan dibangun 18 tower dengan 32 lantai dengan biaya sekitar Rp14-16 triliun. Unit apartemen yang tersedia akan mencapai 140.000.
“Tentu ada perusahaan konstruksi milik negara yang juga bisa terlibat dalam proyek ini, tentunya dengan kontraktor swasta lainnya,” ujarnya.
Proyek tersebut berdiri atas hibah tanah dari Grup Lippo yang telah diserahkan secara simbolis kemarin. Apartemen bersubsidi ini letaknya tak jauh dari lokasi Distrik 1 Meikarta. Saat serah terima kemarin, kondisi tanah masih datar dan beberapa alat berat sudah dihadirkan untuk memulai pembangunan.
Dalam rencana pengembangannya, kompleks apartemen ini memiliki empat tipe unit. Tipe 1 dengan satu kamar tidur seluas 24,8 meter persegi, tipe premium satu kamar tidur seluas 28,7 meter persegi, tipe dua kamar tidur seluas 33,3 meter persegi, tipe premium dua kamar tidur seluas 34,3 meter persegi, dan tipe tiga kamar tidur seluas 45 meter persegi.
Menteri Perumahan Rakyat dan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan, harga per unit apartemen belum ditentukan. Pihaknya masih menunggu selesainya proses konstruksi. “Nanti skemanya akan kita umumkan, akan kita lakukan,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Hunian vertikal ini mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Selain hunian vertikal, pemerintah juga menyediakan rumah tapak bersubsidi dengan pembiayaan yang diberikan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Membaca: Lippo Cikarang Boss Marlo Budiman Resigns Amid Meikarta Apartment Project
Klik di sini untuk mendapatkan update berita terkini dari Tempo di Google News


